Setengah Juta Video Porno Ilegal Disita Kepolisian Tokyo

0

video porno ilegal

Video Porno Ilegal? Jepang memang memiliki regulasi legal seputar peredaran dan produksi video porno. Industri yang disebut JAV di Jepang ini memang salah satu komoditas devisa negara yang sangat besar di sana.

Nah, beberapa waktu yang lalu, kepolisian Tokyo berhasil menyita 579.000 kopi video porno ilegal pada satu operasi penjaringan. Jumlah ini adalah jumlah terbanyak yang didapatkan oleh kepolisian dalam upaya menertibkan peredaran JAV yang tidak memenuhi standar Jepang.

Dalam penyergapan ini ditangkap 17 orang laki-laki berumur 22 hingga 79 tahun beserta barang ilegal yang disita sebagai barang bukti. Keuntungan yang bisa didapatkan para pelaku ini mencapai 12 juta yen perbulan. Polisi berspekulasi tindakan kriminal ini ada hubungannya dengan organisasi kriminal semacam Yakuza. Jika dugaan ini benar, maka tuntutan dalam pengadilan untuk para pelaku bisa bertambah.

Para pelaku sendiri telah mengakui perbuatannya. Alasan mereka memang untuk mencari uang sebagai biaya hidup. Sekarang para pelaku sedang menunggu pengadilan untuk memutuskan pa hukuman untuk mereka.

Penggerebekan ini dilakukan di Kabuki-Cho, distrik yang terkenal dengan hiburan malamnya. Penemuan ini terlihat sangat wajar karena Kabuki-Cho memang pusatnya hiburan dewasa seperti hostess bar, strip tease dan sebagainya.

Mengenai regulasi Jepang untuk JAV sendiri, jepang memiliki regulasi yang memang sedikit tidak biasa. Berdasarkan budaya Shinto, alat kelamin adalah hal yang tabu untuk ditampilkan. Hal ini menyebabkan semua JAV yang diproduksi dan didistribusikan di Jepang harus menyensor bagian-bagian tersebut jika tidak mau dianggap sebagai video porno ilegal.

Penangkapan terbesar yang dilakukan kemarin berhasil membongkar sindikat pasar gelap yang berusaha memproduksi dan mendistribusikan JAV tanpa sensor. Penangkapan dilakukan kepada seorang laki-laki berumur 47 tahun bernama Ariake Morita. Penangkapan dilakukan setelah terungkapnya penjualan 38 produk ilegal dengan total 15.000 Yen. Investigasi berlanjut dengan penemuan toko dan tempat produksi serta gudang penyimpanannya. Hal inilah yang digunakan sebagai pondasi penyergapan.

Saat ini pihak jaksa penuntut umum sedang mengkonfirmasi apakah seluruh barang bukti yaitu 579.000 video porno memang memuat konten ilegal atau tidak. Jadi kamu bisa bayangkan mereka beberapa hari akan nonton bokep sama sama gitu. Pasti capek ya kalo yang harus ditonton sebanyak itu.

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply