Polisi Jepang Ditangkap Karena Memaksa bawahannya Makan Mie Pedas

0

Insiden tak lazim menimpa polisi jepang. Kepolisian Kumamoto kemarin menghukum salah satu sersannya karena tuduhan “penyalahgunaan wewenang” .

Keputusan pengadilan ini dikeluarkan pada tanggal 20 Maret kemarin kepada seorang sersan yang berumur 50 tahunan. Tuduhan berawal dari laporan sejumlah petugas yang mengaku sering dipukul kepalanya menggunakan lightstick polisi dan juga dipaksa makan mie instan pedas.

Perlakuan tidak menyenangkan ini kemudian mencuat setelah adanya petugas kepolisian yang akhirnya harus tidak bertugas beberapa hari karena sakit perut. Dalam interogasi, sang sersan mengakui perbuatannya dengan alasan, “Maksudku baik, untuk memandu mereka. Aku memang keterlaluan”.

Seperti biasa, kejadian ini mengundang reaksi yang beragam dari netizen jepang. Kebanyakan dari mereka tidak terfokus pada mie pedasnya, karena tentu saja hampir tidak ada makanan jepang yang benar-benar pedas hingga membuat sakit perut. Para netizen banyak yang lebih mengomentari gaya mendidik sang sersan.

“Makan mie pedas emangnya bisa ngajarin apa?”
“Itu sersan suruh makan Atsuzu oden aja!”
“Kayaknya merk mienya Peyang Spicy Max deh. Padahal enak lho”
“Kayaknya si petugas yang sampe nggak masuk itu kesakitan di toilet deh”
“Mie pedas tidak pernah melukai orangorang, mereka melukai satu sama lain”
“Aku nggak ngira kalo polisi itu bisa menyalahgunakan kekuasaan”
“Kalo ada bawahan yang dia suka, bakal diapain ya?”
“Polisi Jepang bukannya harusnya lebih kuat dari ini ya?”

Well, nggak semua orang bisa menerima perlakuan seperti itu sih tentu saja, dan leadership yang baik adalah yang bisa selalu berusaha mengakomodir berbagai pendapat dengan baik.

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply