Pelecehan Seksual Terencana di Hari Terpenting Mahasiswa

0

Lagi-lagi tentang berita pelecehan seksual. Terlebih lagi ini adalah perencanaan tindakan pelecehan? Apalagi ini!?

Tanggal 13 dan 14 Januari lalu merupakan hari yang sangat melelahkan dan membuat stres bagi para calon mahasiswa Jepang. Pasalnya, pada 2 hari itu diadakan Center Test, sebuah ujian wajib bagi para calon mahasiswa ini untuk mendapatkan universitas dambaan mereka. Ya kalo di Indonesia mungkin mirip sama SBMPTN lah.

Sebagaimana yang terjadi di Indonesia,ujian seperti ini dilakukan pagi hari dengan lokasi teprusat di beberapa kota  besar. Hal ini menyebabkan para lulusan SMA ini harus menempuh perjalanan yang cukup jauh apalagijika mereka tinggal jauh dari dilaksanakannya ujian.

Nah, rupanya kejadian banyaknya peserta ujian yang bepergian terutama menggunakan kereta inilah yang kemudian dimanfaatkan beberapa pihak yang tidak bertanggungjawab. Stasiun TV NHK baru- baru ini merilis laporan akan adanya penjahat penjahat mesum yang menyombongkan rencana mereka untuk melakukan pelecehan seksual kepada siswa-siswa SMA di Kereta pada saat akan dilaksanakannya ujian.

Laporan ini dirilis dalam bentuk berita rangkuman status- status para “calon” penjahat ini di media sosial. Seperti:

“Besok adalah Center Test, dan ramalan cuaca untuk chikan sangatah cerah”
“Kesempatan paling baik dalam melakukan chikan adalah pada waktu Center Test”
“Karena besok adalah waktunya Center Test, paling pas kalo mau chikan. Oke, berarti besok saatnya untuk naik kereta dan sedikit bercengkerama dengan gadis-gadis”
“Aku baru sadar satu hal, kalau kamu grepe-grepe cewek di kereta pas Center Test kamu ga bakal ketangkep kan?”

Semua komentar benar-benar kelihatan percaya diri bukan? Alasannya adalah Center Test hanya dilaksanakan sekali dalam setahun dan sudah jelas, bahwa telat datang bukanlah sebuah kejadian yang baik dan tidak dapat ditolerir. Walaupun kamu bisa mengulang tahun depan, tapi gap waktu yang kamu dapatkan katanya akan berpengaruh jelek dan membuatmu sulit mendapatkan pekerjaan. Jadi datang terlambat ketikan test hanya akan memberikan banyak sekali kerugian bagimu.

Dan dengan test yang sebegitu pentingnya, meluangkan waktu untuk melaporkan kejadian pelecehan seksual bukanlah pilihan yang menarik. Pelaporan ini memakan waktu yang cukup lama dan prosesnya dapat menghilangkan kesempatanmu untuk menjadi mahasiswa.

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply