Pak Guru ditangkap karena Pelecehan Seksual kepada Siswa

0

Pelecehan seksual di Jepang sepertinya memang harus mendapatkan perhatian khusus ya. Setelah kemarin ada orang Jepang korban pelecehan yang menerbitkan buku tentang kasus pelecehan seksual yang dialaminya, kini ada kasus baru yang tidak kalah mengejutkan.

Kantor Kepolisian Tokyo pada tanggal 17 Januari kemarin telah melakukan penangkapan terhadap seorang lelaki berumur 27 tahun yang berprofesi sebagi guru. Penangkapan ini didasarkan dari laporan pelecehan seksual yang dilakukannya kepada siswa SMP yang saat itu berada satu gerbong dengan pelaku.

Kejadian ini berlangsung pada pagi hari sekitar pukul setengah 8. Takeshi Isokawa guru SMP di daerah Sumida dituduh telah melakukan pelecehan dengan sengaja menyentuh bagian bawah tubuh seorang pemuda berumur 17 tahun. Kejadian ini terjadi di dalam kereta jalur Keisei Oshiage yang berjalan dari stasiun Yotsugi ke Keisei Hikifune.

Dilansir dari TV Asahi, Isokawa sebagai tertuduh berdalih bahwa dia tidak sengaja melakukan hal tersebut. “Kereta yang saya naiki sangat penuh sesak, sangat susah untuk bergerak. Tanganku mungkin saja secara tidak sengaja mengusap selangkangannya, tapi ini benar-benar tidak sengaja.” Kata isokawa berdasarkan kutipan yang dilakukan oleh kantor polisi Mukojima.

Penangkapan ini dilakukan setelah adanya laporan dari korban yang menangkap basah pelaku dengan memegang tangan kiri pelaku yang saat itu sedang memegang bagian selangkangan korban.

Pada saat investigasi dilakukan, polisi menemukan banyak foto anak laki-laki telanjang di dalam ponsel milik pelaku. Kuat dugaan bahwa pelaku memiliki kelainan seksual terhadap anak-anak di bawah umur. Hal ini tentu saja melemahkan alibi dan sanggahan yang dilakukan oleh pelaku. Penyelidikan masih akan terus dilakukan untuk melihat apakah ada kemungkinan untuk menuntut pelaku dengan pasal berlapis pelecehan seksual, mengganggu kenyamanan publik, dan pornografi anak-anak. Yang jelas pelaku akan mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatan tidak terpujinya.

Kasus-kasus seperti ini cukup sering terjadi di Jepang. Hal ini menjadi cukup kontras karena tingkat kriminalitas Jepang yang relatif rendah. Ada berbagai kasus pelecehan seksual terjadi setiap tahunnya di Jepang. Jadi, bagaimana pendapat kalian?

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply