Mochi Kembali Memakan Korban! 2 Meninggal!

0

Mochi, jajanan lucu dari Jepang kembali “memakan” korban di tahun baru. Dan ini bukan pertama kalinya.

Memakan mochi merupakan salah satu tradisi orang Jepang yang dilakukan pada tahun baru. Tradisi ini menjadi satu rangkaian yang bernama “osechi”. Yaitu sebuah rangkaian jamuan makanan tahun baru dengan filosofi berbeda-beda pada tiap makanannya.

Nah, memakan jajanan manis Jepang ini pada saat tahun baru memiliki filosofi harapan agar kehidupanmu dapat berlanjut dan panjang umur. Karena tekstur dari makanan ini sangat molor dan memanjang dimana kanji dari “molor” ini bisa berarti memanjangkan atau berlanjut. Namun ironisnya makanan molor inilah yang justru memakan korban terus terusan. Jadi alih alih panjang umur, makanan ini justru mengakhiri umur banyak orang.

Tekstur dari makanan ini sangat molor hingga pada taraf sulit digigit. Hal ini menyebabkan kesulitan yang lebih besar bagi para orang tua yang giginya sudah tidak lagi prima. ini menyebabkan orang- orang yang akhirnya menelan potongan mochi yang terlalu besar dan tersedak.

Sebesar apa kasus ini? Well, untuk tahun baru ini saja, dilaporkan setidaknya ada 15 orang warga Tokyo yang masuk rumah sakit dikarenakan tersedak makanan manis ini. Umur korban berkisar di antara 55 hingga 90 tahun. Dan 2 pria diantara korban tersebut meninggal karena terlambat penanganan. Serem juga ya.

Nah maslahnya bukan hanya sampai di sini. Rangkaian perayaan tradisional ini berlangsung hingga 3 Januari. Sehingga, masih banyak mochi yang akan dimakan dan masih besar kemungkinan kasus seperti ini terjadi lagi. Tindakan preventif tentu sudah dilakukan oleh pemerintah yang berwenang dengan memberikan iklan- iklan layanan masyarakat yang memastikan para orang tua untuk memotong makanan mereka menjadi potongan- potongan yang lebih kecil, mengunyah dengan perlahan, dan menelan dengan hati- hati. Departemen yang berwenang juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan kerabat sekitarnya khususnya para orang tua dan segera menghubungi tenaga medis terkait jika ada kasus tersedak terjadi. Penanganan yang cepat akan menurunkan resiko fatal dan kematian yang terjadi.

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply