Mangaka Samurai X Ditangkap Karena Kasus Pedofilia

0

Penggemar manga Samurai X patut berduka, karena walaupun setelah berita gembira tentang dilanjutkannya manga ini, mangakanya malah ditangkap karena tuduhan *uhuk* pedofilia.

samurai x

Kemarin, tanggal 21 November 2017 Separtemen Kepolisian Metropilitan Tokyo mengumumkan bahwa Nobuhiro Watsuki, mangaka dari serial Rurouni Kenshin atau yang lebih dikenal sebagai Samurai X ditangkap dan sedang dalam pemeriksaan mengenai kepemilikan video porno anak-anak di bawah umur.

Investigasi ini bermula dari penemuan polisi bahwa mangaka berumur 47 tahun ini melakukan transaksi pembelian video dengan konten anak anak berumur 15 tahun yang telanjang. Investigasi dilanjutkan berdasarkan penemuan ini dan akhirnya melalui penggeledahan yang dilakukan di kediamannya, ditemukan sekitar 100 DVD dan CD bertemakan hal yang sama.

Nobuhiro Watsuki tidak secara resmi ditangkap, namun dia telah mengakui kepemilikannya atas barang-barang laknat tersebut. Dia menuturkan dalam interogasinya, “Aku suka gadis gadis yang umurnya antara akhir sekolah dasar hingga kelas 2 SMP”.

Tuntutan yang dikenakan kepada Nobuhiro Watsuki berdasarkan hukum pidana Jepang adalah “Kepemilikan dan Penyalahgunaan Prostitusi dan Pornografi anak”. Pelanggaran atas hukum ini dikenakan hukuman kurungan maksimal 1 tahun atau denda maksimal satu juta yen.

Serialisasi lanjutan dari manga sukses Samurai X ini sebenarnya telah dilanjutkan 3 chapter pada arc Hokkaido. Serialisasi lanjutan ini diterbitkan di majalah manga bulanan Jump Square.

Mengenai kasus ini, perusahaan penerbit Shueisha sebagai pemegang hak terbit Jump Square menyatakan pemberhentian serialisasi dalam pernyataan resminya:

“Kami telah menerima laporan dan sebagai perusahaan yang menaungi serialisasi ini, kami menanggapinya dengan sangat serius. Sang pengarang merasa sangat menyesal. Hokkaido arc dari manga Samurai X, yang diserialisasikan di Jump Square akan hiatus mulai dari edisi Desember tanggal 4.”

 

 

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply