Libya Comic Con diserang kelompok militan bersenjata

0

Beruntunglah kalian yang bisa bersenang-senang di event budaya pop khususnya Jepang. Mengapa? karena Libya Comic Con tidaklah seberuntung itu.

Libya Comic Con

Sebuah event convention di Libya, Afrika dibubarkan paksa dengan melibatkan kelompok ekstrimis bersenjata, pemukulan, hingga penyandraan. Kelompok yang menamakan diri mereka RADA Special Deterrence Forces (SDF).

Event Libya Comic Con ini sebenarnya bukan kali pertama yang diadakan di sana, tahun lalu perhelatan popculture ini telah diadakan dengan sukses lancar. Pihak panitia dalam wawancara juga telah mengatakan mereka mengantongi ijin resmi dari pemerintah setempat.

Dalam insiden tersebut, RADA SDF menyandra 20 orang termasuk panitia, pengisi acara, hingga pengunjung. Mereka menyandra orang-orang yang menggunakan id badge event dan menganggap siapapun itu bertanggung jawab atas acara tersebut. Selain menyandra orang-orang, mereka juga turut menyita berbagai perangkat komputer dan peralatan- peralatan lain.

Dalam penyandraan tersebut, kelompok militan ini menyebutkan bahwa penyelenggaraan event ini telah melanggar berbagai peraturan hukum tentang moral masyarakat, penyebaran paham agnostik, ateisme, lambang-lambang mason, ajakan mempercayai halloween, penyingkiran Islam hingga membelokkan pemikiran generasi muda.

Militan SDF menyebutkan bahwa mereka “menyelamatkan” para generasi muda dari ancaman Libya Comic Con. mereka menambahkan dalam pernyataan mereka bahwa “festival semacam ini yang didatangkan dari luar akan membuka kelemahan dari negara tentang kepercayaan dan agama serta ketertarikan mereka akan budaya asing”.

Pernyataan lebih lanjut dari militan SDF menyebutkan bahwa bahaya yang ditimbulkan dari event semacam ini adalah penyebaran pornografi, dorongan untuk membunuh dan penggunaan senjata tajam. Bukti yang mereka tampilkan adalah artwork-artwork yang ditampilkan pada Libya Comic Con yang memuat hal-hal tersebut di atas.

Kelompok militer RADA SDF terbentuk sebagai salah satu kelompok pendukung pada masa kudeta pemerintahan Muammar Qadafi pada tahun 2011.  Penggulingan pemerintahan ini menyebabkan Libya berada pada perang sipil yang berlarut-larut. Kelompok ini kemudian berkembang menjadi satuan kepolisian khusus bagi pemerintahan sementara bentukan PBB.

Bersyukurlah kalian di Indonesia yang event aman-aman saja nggak kayak Libya Comic Con. Paling banter banyak drama.

Ojiisan
Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua
Share.

About Author

Ojiisan

Laki-laki di penghujung duapuluhan yang menolak dianggap tua

Leave A Reply