Hayao Miyazaki Tunda Pensiun Demi Cucu Laki-Lakinya

0

Pada tahun 2013 yang lalu, sutradara legendaris di dunia animasi Jepang, Hayao Miyazaki menyatakan bahwa ia akan segera pensiun dari dunia film animasi Jepang. Namun kabar selanjutnya, ia justru akan kembali membuat film “terakhir”.

Semakin buruknya penglihatan Hayao Miyazaki adalah salah satu alasan mengapa ia ingin segera pensiun dari industri animasi Jepang. “Jika saya kembali membuat film saya terdengar seperti pria tua yang berkata sesuatu yang bodoh”, kata Miyazaki pada waktu itu. Tetapi, tahun ini Hayao Miyazaki menyatakan bahwa ia akan kembali membuat film.

Tertundanya pensiun Hayao Miyazaki ini datang dari seorang produser Studio Ghibli, Toshio Suzuki yang menyatakan bahwa saat ini, ia dan Miyazaki tengah mengerjakan proyek film baru. Berita ini telah dikonfirmasi dalam sebuah interview sebelum penyerahan penghargaan Oscar untuk film The Red Turtle. Film yang tengah dikerjakan tersebut rencananya akan dirilis sebelum Olimpiade Tokyo 2020.

Studio Ghibli sendiri secara resmi telah mengumumkan pengunduran diri Hayao Miyazaki, setelah melewati 72 tahun masa baktinya bersama dengan Studio Ghibli dan membuat film berkualitas dan everlasting seperti The Wind Rises, Ponyo, Howl’s Moving Castle, Spirited Away, Princess Mononoke, Porco Rosso, Kiki’s Delivery Service, Totoro, Laputa, hingga Nausicaä. 

Setelah pengumuman pensiunnya yang mengejutkan, publik juga mempertanyakan alasan penundaan pensiun Hayao Miyazaki. Beberapa mengkait-kaitkannya dengan kesuksesan Kimi no Na wa besutan Makoto Shinkai yang digadang-gadang menjadi pengganti Hayao Miyazaki yang brilian.

Hayao Miyazaki mengungkapkan bahwa alasan ia tidak jadi pensiun adalah karena cucu laki-lakinya. Shuukan Josei Prime, yang saat itu mengundang Toshio Suzuki menjadi bintang tamu di acara Nichiyoubi Bijitsukan (Galeri Seni Minggu) yang tayang di NHK, menjelaskan motivasi Hayao Miyazaki untuk tidak jadi pensiun.

“Ia (Miyazaki) berkata, ‘Saya membuat film ini untuk cucu laki-laki saya”.

Suzuki juga mengungkapkan bahwa Hayao Miyazaki mengatakan bahwa cucunya mungkin akan mengatakan sesuatu seperti, “ Kakek sudah pergi ke dunia berikutnya, dan dia meninggalkan karya ini”.

Suzuki menambahkan, “Tidak diragukan lagi bahwa penggemar Ghibli yang sedang menonton ini di TV akan kaget dan berkata ‘Hey! Tunggu sebentar, cuman itu alasannya?!’, terdengar konyol memang tapi memang begitu alasannya”.

Sebenarnya kalau ditelaah kembali, pernyataan “cuman itu alasannya” adalah salah. Keluarga adalah motivasi terbesar seseorang untuk menjadi lebih baik kan?

Ai
Wanderlust. Love to learn. About everything!
Share.